Kamis, 3 Juni 2021
Bacaan: Mazmur 28:7 "TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya."
Renungan:
Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri dan orang lain karena kebutaannya. Satu-satunya orang yang tidak ia benci adalah kekasihnya yang selalu menemaninya serta menghiburnya. "Aku berjanji akan menikah denganmu jika aku dapat melihat," kata gadis buta itu kepada kekasihnya. Suatu ketika ada orang yang mendonorkan mata untuknya sehingga gadis itu bisa melihat lagi. "Sekarang kamu sudah bisa melihat, maukah kamu menikah denganku?" tanya kekasihnya. Betapa kagetnya gadis itu ketika mengetahui bahwa kekasihnya buta. Karena itu sang gadis menolak untuk menikah dengan kekasihnya. Sang kekasih pergi meninggalkan gadis itu dengan berlinang air mata dan menuliskan pesan pada sepucuk surat, "Kekasihku tersayang, tolong jaga baik-baik mata saya." Ternyata yang mendonorkan mata itu tidak lain adalah kekasihnya sendiri.
Tidak sedikit orang di dunia ini ketika status atau keadaannya berubah menjadi lebih baik, maka pikiran dan sikap hidupnya pun berubah. Ia melupakan Tuhan dan tidak ingat untuk bersyukur kepada-Nya karena Tuhan sudah mengangkat dan memberkati hidupnya. Hari ini kita diajak untuk belajar
Bagaimanapun kondisi hidup kita hari ini, ingatlah bahwa hidup ini adalah anugerah terindah dari Tuhan. Oleh karena itu jalanilah kehidupan ini dengan ucapan syukur. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah aku untuk selalu bersyukur atas setiap berkat yang kuterima setiap hari. Aku percaya, ucapan syukurku menyenangkan hati-Mu. Amin. (Dod).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar