Selasa, 18 Mei 2021
Bacaan: Lukas 10:36-37 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"
Renungan:
Seorang wanita yang sedang dalam perjalanan dari Washington ke Richmond, secara tidak sengaja mobilnya melindas paku di jalanan, sehingga ia tidak dapat lagi melanjutkan perjalanannya. Setelah itu ia masuk ke dalam mobil dan mulai berdoa minta Tuhan agar mengirimkan seseorang untuk menolongnya. Tak lama kemudian lewatlah sebuah mobil limousine yang pada kacanya terdapat tulisan "Tersenyumlah, Allah mengasihimu." Ketika pengendara mobil itu melihat wanita itu dari mobilnya, ia hanya melewatinya saja tanpa tersenyum, apalagi menolongnya. Kemudian lewatlah juga mobil sport yang dilengkapi dengan stiker bertuliskan "Bunyikan klakson jika engkau mengasihi Yesus." Laki-laki yang mengendarai mobil sport tersebut hanya lewat begitu saja tanpa membunyikan klakson apalagi peduli dengan wanita tersebut. Beberapa saat kemudian seorang laki-laki dengan mobil pick-up tuanya lewat juga di tempat itu. Ketika melihat wanita itu dengan mobilnya, ia segera berhenti dan menanyakan apa yang bisa dilakukan untuk membantunya. Kemudian laki-laki itu memeriksa mobil si wanita tersebut, mengambil ban serep, mendongkrak mobil, dan mengganti ban yang bocor dengan ban
Orang akan mengenal kita sebagai pengikut Yesus sejati bukan hanya karena simbol-simbol kekristenan yang kita kenakan atau yang digantung di rumah dan di mobil. Jangan bangga karena di mobil kita ada Alkitab, memutar lagu-lagu rohani di rumah, di mobil atau melalui dering handphone serta setiap minggu orang melihat kita rajin ke gereja. Semuanya tidak akan berarti jika kita tidak dapat menunjukkan sikap hidup sebagai pengikut Kristus melalui perbuatan nyata yang bisa dilihat dan dinikmati orang.
Kekristenan tidak hanya berbicara tentang khotbah menggebu-gebu yang kelihatannya menarik. Kekristenan adalah gaya hidup. Terlalu sering Tuhan Yesus dicemoohkan karena gaya hidup para pengikut-Nya yang tidak mencerminkan sifat-sifat Yesus. Jadilah orang Samaria yang murah hati, dengan menyatakan kasih melalui tindakan nyata. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan kuasa Roh-Mu, agar Engkau dapat mengubah seluruh kepribadianku, bukan hanya yang tampak luar tetapi juga sampai kedalaman hatiku, sehingga kehadiranku dapat menjadi orang Samaria yang murah hati bagi siapa saja. Amin. (Dod).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar