Sabtu, 15 Mei 2021
Bacaan: Amsal 15:32 "Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi."
Renungan:
Suatu ketika saat retret guru, ada seorang teman guru yang menceritakan pengalamannya bahwa ia pernah merasa gagal menjadi guru karena ada 2 muridnya yang belum bisa menulis dan membaca. Segala usaha sudah dilakukan, tetapi sungguh sulit untuk membuat murid tersebut bisa menulis dan membaca. Satu hari murid tersebut akhirnya bisa menulis kata-kata "mama". Guru tersebut terharu dan hampir menangis ketika melihat sedikit perkembangan dari muridnya tersebut. Diakhir ceritanya teman guru tersebut mengatakan bahwa walau ia merasa kesulitan mengajarinya, tetapi ia tahu, kalau Tuhan sudah memercayakan murid itu padanya, maka Tuhan pasti akan memampukannya untuk membuat murid tersebut bisa membaca dan menulis.
Seperti sebatang lilin menyala yang memberikan dirinya untuk memberi terang bagi sekitarnya, maka seorang gurupun memberikan seluruh keberadaan dirinya untuk kebaikan murid-muridnya. Ia harus bisa menguasai kelas dengan sejumlah besar anak dari latar belakang dan karakter berbeda. Walau
Pernahkah kita sebagai orang tua, kakak, adik atau anak merasa kesulitan untuk mendidik dan memberi pengertian kepada pasangan, anak, kakak, adik orang tua, mertua, menantu atau teman? Kalau saat ini kita sungguh merasa kesulitan terhadap mereka, janganlah putus asa. Kita bisa belajar dari para guru yang baik bagaimana mengatasi anak didik mereka yang beraneka ragam. Yesus sang Guru sejati senantiasa akan membantu kita. Berikanlah diri kita seutuhnya untuk melayani mereka dan jangan berputus asa. Kalau langkah pertama kita belum berhasil, masih ada langkah kedua. Kalau sampai langkah keseratus pun belum berhasil, mungkin di langkah keseratus satu kita akan mendapatkan jalan keluarnya. Tuhan Yesus memberkati.
Doa:
Tuhan Yesus, berikanlah aku semangat yang pantang menyerah dan kesetiaan seperti yang dimiliki para guru, agar aku mampu mendidik dan memberi pengertian kepada orang tua, anak, pasangan, mertua, menantu, teman dan orang-orang di sekitarku sehingga mereka bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari hari yang lalu. Amin. (Dod).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar