Jumat, 18 Juni 2021
Bacaan: Amsal 6:6-8
"Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:
biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya,
ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen."
Renungan:
Ada sejenis semut di musim panas yang membangun rumahnya setinggi manusia. Mereka tidak membangunnya dari pasir tetapi dari sejenis tanah liat. Rumah itu dilengkapi dengan kamar-kamar dan juga lubang kecil dari kamar satu ke kamar lain. Meskipun tidak ada pemimpin yan mengatur, tetapi mereka melakukannya dengan baik. Allah memberikan keterampilan pada para semut dan semua itu dijalankan dengan baik.
Penulis kitab Amsal memerintahkan pada manusia khususnya yang pemalas untuk belajar dari semut. Dengan melihat kesibukan mereka seharusnya kita malu sebagai manusia yang berakal budi tetapi hanya bermalas-malasan sepanjang hari. Kalaupun melakukan sesuatu mungkin dengan ogah-ogahan
Laman
UNTUK INFO & LAYANAN SEGERA HUBUNGI / WA : |
Kencan Dengan Tuhan, 18 Juni 2021
Kencan Dengan Tuhan, 17 Juni 2021
Kamis, 17 Juni 2021
Bacaan: Lukas 19:5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
Renungan:
Suatu ketika saya menghadiri reuni kecil dengan teman-teman semasa SMP. Kami berbicara tentang hal-hal menarik semasa sekolah dulu. Banyak kenangan-kenangan manis dan pahit yang nyaris terlupakan, saat itu terbuka kembali. Ada banyak selentingan kekonyolan kami di masa sekolah dulu yang membuat kami heran dan berkata, "Kok bisa ya dulu seperti itu", "Wah, dia memang dari dulu ga berubah", "Wah, kok bisa dia jadi seperti sekarang, padahal dulu gak seperti ini." Semua pada akhirnya bisa tersenyum, ada yang tersenyum lebar ada juga yang tersenyum kecut karena kejelekannya terbongkar dan ada juga yang mengagumi satu dengan yang lain.
Penting bagi kita untuk melihat sedikit ke belakang kehidupan kita di masa lalu, terutama hal-hal negatif yang mungkin masih kita lakukan atau yang menjadi ganjalan dalam hidup kita saat ini, untuk melangkah ke depan menuju perubahan baru. Zakheus ketika Yesus mau datang ke rumahnya, begitu